“TRILOKA”


smaya merasa tidak berkenan atas usulan Antaga, karena keberadaan mereka bertiga memang bareng, dan tak seharusnya Antaga berani bilang lebih tua, lantaran dia jadi kulit. Kulit tanpa isi apa guna kulit, mereka itu adalah satu rangkaian, satu kekuatan, satu keselarasan dan tidak ada urutan atau strata.