Kikis Tunggarana (Biak Papua)


Bergerak Kresna dengan Kembang Wijayandanu, niatan mau menghidupkan lagi anaknya. Tetapi betapa kagetnya karena Boma sudah mampu hidup kembali tanpa Wijayandanu, dan langsung menyerang Gathutkaca. Berkali-kali Boma kalah dan mati, tetapi mampu hidup lagi. Sadarlah Kresna bahwa Boma yang sekarang bukanlah Boma anaknya, tetapi Boma yang kerasukan suksma raksasa yang sakti.

Ganesa 2 (Versi Koclok)


Terserahlah porno aksi di larang, maka tidak saya diskripsikan secara detail. Kalau ingin melihatnya, coba deh meditasi, sebelumnya puasa sehari semalam dengan niatan lihat Dewi Parwati. Hahahahhaha, dijamin deh perutnya keroncongan.

Ayah dan anak itu sedang becanda ria di sebuah taman di pekarangan rumahnya. Sebentar kelihatan tawa Hyang Giri yang terkekeh-kekeh, ini sangat berbahaya. Karena ketawanya ini seperti gemuruhnya lahar dari dalam gunung berapi. Ingat letusan merapi beberapa bulan lalu? Nah itu ketika Hyang Giri sedang batuk, dan saat itu batuknya tergolong batuk biasa alias rutin. Sudah mencilakakan banyak orang kan?

Ganesa 1 (Versi Koclok)


Kepergian Batara Guru ke gunung Maha Meru di pertapan Arga Kaelasa, menyebabkan kahyangan Suralaya kosong, dan sementara keselamatan berada di tangan Batara Indra. Kekacauanpun terjadi ketika seorang raksasa yang bernama Kala Nilarudraka menyerang kahyangan.

Anoman Jenuh


Anoman sangat dibutuhkan sekarang, meskipun sebenarnya Anoman sudah jenuh dan sudah bosan hidup. Bukan raga Anoman, tetapi semangat Anoman yang rela mengorbankan kepentingannya pribadi demi kemaslahatan bersama itulah yang perlu dicontoh.

Kunthi Menangis


“Kunti, jangan buat malu keluarga besar Mandura, buang anak itu, atau kejayaan bangsa Mandura tercemar oleh aib yang kamu sandang.”

Terjadinya Bumi dan Manusia Pertama (Cerita Wayang)


Kosong tak ada apapun, awang uwung, hampa tiada tepi, tak ada desiran angin, tak ada kerlipnya bintang, tak ada matahari, tak ada bumi. Semua masih mlompong, tak ada kata, tak ada kalimat, tak ada hurup, tak ada kehidupan, dan tak ada apapun kecuali HYANG MAHA KUASA berada di tengah kehampaan.

Bagindapun Terseok


Masih ingat dengan cerita Prabu Baka dalam dunia pewayangan? Itu lho seorang raja raksasa yang memimpin kerajaan Ekacakra. Yang gemar makan daging manusia, dan anehnya maunya daging rakyatnya sendiri, alias kaum Ekacakra juga. Kebiasaan makan daging manusia ini dimulai sejak juru masak istana yang secara tidak sengaja, jarinya terpotong dan tercampur dalam sayuran. Wal hasil, hidangan makan malam sang Rajapun terasa lebih lezat, dan Sang Juru masakpun dipanggilnya. Sang koki kerajaan ini awalnya takut, sambil gemetaran dia terpaksa menghadap.