Aneka Font Nusantara


Ing postingan punika kula namung badhe nuduhake bilih ing samangke sampun beredar font2 nusantara, karya pribumi ingkang sampun dikomplite kaliyan keyboardipun saha keterangan-keterangan migunakaken font punapa dene keyboardipun.

Politik Tubuh Dalam Tari


Lewat gerak pula manusia terkotak-kotakkanmenurut hukum formalitas kebudayaan di mana manusia itu hidup. Lalu, muncullahberbagai ekspresi kumpulan dan susunan gerak tubuh yang kemudian disebutsebagai “tari (dance)”.

Keris, Agemane Wong Jawa


Panyebutan ‘keris’ katulis ing prasasti Karangtengah taun 824 M minangka daftar peralatan. Ing candi Borobudur ana siji panel nggambarke wong nyekel gaman kaya keris (Lumintu, 1985: 3). Ing candi Sukuh (abad 15 M) cetha nggambarke sijining empu kang lagi nggawe keris. Relief iki nggambarke Bima minangka pengejawantahane empu kang lagi numbuk wesi, Ganesha ing tengah lan Arjuna lagi mompa luweng tumbukan wesi.

SENTHONG BUKAN SEKEDAR KAMAR


Senthong merupakan salah satu kosakata jawa yang digunakan untuk menyebut kamar tidur. Kata senthong ini sudah tidak lazim lagi kita temui di masyarakat Jawa, khususnya Jawa Tengah. Kata “kamar” lebih akrab mereka gunakan sebagai ganti kata “senthong” itu sendiri. Lalu apa yang membedakan senthong dengan kamar (bilik)? Jelas ada isensi yang berbeda. Kalau di jawa…

Merunut Akar Kekerasan


Secara epistemologis, akar kekerasan bersumber dari dalam yang bersifat instingtif dan dari luar diri manusia yang bersifat stimulus (rangsangan) terhadap lahirnya tindak kekerasan. Dalam pengertian sempit, kekerasan mengandung makna sebagai serangan atas penyalahgunaan fisik terhadap seseorang atau binatang, atau serangan, penghancuran, perusakan yang sangat keras, kasar, kejam dan ganas atas milik seseorang (Windu, 1992: 63).